Ini Strategi LinkAja dalam Pasar E-Wallet!

Digital Marketing Teknologi

ideapa.id — Maraknya e-wallet membuat belanja offline maupun online lebih mudah, diawali dengan munculnya Go-Pay dan OVO. Banyak merchant yang mulai menggunakan e-wallet ini karena banyak sekali promo yang super segar. Lalu apa strategi LinkAja untuk menang melawan pasar E-wallet?

Promo Dengan Dana yang Tidak Sedikit

Jika LinkAja menyerang segmen yang sama maka tidak akan mudah untuk memenangkan persaingannya. Seperti yang kita ketahui Go-Pay dan OVO sudah berada dalam pasar E-Wallet untuk waktu yang cukup lama dan lebih dikenal. Jika ingin melawan mereka maka LinkAja harus melakukan promo yang besar-besaran seperti yang OVO dan Go-Pay lakukan.

Namun, LinkAja tidak melakukan hal itu. Mereka melakukan pergantian segmen dengan alasan agar ada E-Wallet khusus untuk membeli sesuatu.

Segmen Pasar yang Berbeda

Jasa Digital Marketing

LinkAja tidak akan bersaing secara langsung dengan sistem pembayaran milik swasta. Saat ini sudah banyak sistem pembayaran digital yang dikelola oleh swasta, seperti Go-Pay atau OVO. Bahkan mulai bermunculan sistem pembayaran digital yang menawarkan konsep baru. Lalu LinkAja gimana?

LinkAja tidak akan berfokus pada Food and beverage atau mitra dagang seperti Go-Pay atau OVO. Namun LinkAja akan bermain dalam segmen barang dan jasa seperti transportasi dan pengisian bahan bakar. Menurut Direktur Utama PT Bank Mandiri Tbk Kartika Wirjoatmodjo mengatakan bahwa jika bersaing dalam pasar F&B atau mitra dagang, mereka memerlukan biaya yang besar.

Membentuk LifeStyle yang Baru

Menurut Kartika Wirijoatmodjo atau yang sering disapa dengan Tiko mengatakan bahwa Orang Indonesia nanti akan memiliki dua atau tiga E-wallet, tapi beda kegunaannya. Ada yang untuk beli makan dan naik ojek, ada juga yang untuk public transport lainnya.

Dengan hal itu maka akan terbentuk Life Style baru dengan memiliki banyak E-Wallet untuk berbelanja hal tertentu. Yang biasanya beli barang dengan uang kertas sudah berubah menjadi uang elektronik.

Sekarang LinkAja yang dikelola oleh PT Fintek Karya Nusantara sudah dapat digunakan untuk layanan pembayaran digital dengan uang elektronik. Kedepannya, Aplikasi ini akan melontarkan promo-promo yang menarik untuk pengguna sehingga masyarakat berminat. Sekaligus akan merayakan HUT-21 Kementrian BUMN.

Kesimpulan

Jadi kesimpulannya adalah LinkAja tidak secara langsung menyerang pasar E-Wallet yang ada. Inovasi diperlukan untuk bersaing seperti yang dilakukan oleh LinkAja serta aplikasi E-Wallet lainnya. Sehingga dapat bersaing, tetap melakukan promo agar bersaing dengan perusahaan E-Wallet yang sudah ada.